Program Magang di Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Dosen Indonesia – Eka Dian Astuti

Cerita Magang Bareng Asosiasi Dosen Indonesia, Seru Banget!

Siapa bilang magang itu cuma soal kerjaan ngetik dan fotokopi? Ternyata, bisa juga jadi pengalaman yang seru dan penuh pelajaran. Pada 23 Desember 2023, Eka Dian Astuti memulai perjalanan magang sebagai Sekretariat di Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), sebuah organisasi nasional yang aktif mendukung kemajuan dunia pendidikan tinggi. ADI sendiri bukan sembarang organisasi. Di balik aktivitasnya, ada tokoh-tokoh hebat seperti Prof. Dr. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D sebagai Ketua Umum, Prof. Dr. Mohammad Nur Rianto Al Arif, M.Si sebagai Sekretaris Jenderal, dan Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, MTI., MM., SMIEEE sebagai Bendahara Umum. Kehadiran mereka membuat suasana organisasi terasa profesional sekaligus inspiratif.

Selama magang, kegiatan yang dijalani nggak monoton. Setiap harinya ada saja hal baru yang bikin semangat. Mulai dari ngurusin surat masuk dan keluar, nyusun laporan kegiatan harian maupun bulanan, sampai bantu nyiapin dokumen-dokumen penting buat agenda rapat dan kegiatan internal organisasi. Salah satu bagian yang paling menantang adalah saat memverifikasi data keanggotaan. Tugas ini nggak bisa asal-asalan karena berkaitan langsung dengan identitas para dosen dari berbagai daerah. Setelah proses verifikasi selesai, kartu anggota dicetak dan dikirimkan sebagai tanda resmi bahwa mereka sudah jadi bagian dari ADI.

Meski awalnya sempat bingung dengan alur kerja yang cepat dan sistem organisasi yang rapi, lama-lama mulai terbiasa. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menyelesaikan tugas tepat waktu dan hasilnya direspons positif oleh tim. Nggak cuma soal kerja administrasi, Eka juga ikut terlibat dalam pelaksanaan seminar nasional dan pelatihan dosen. Di situ, banyak belajar tentang cara koordinasi acara, komunikasi dengan berbagai pihak, dan menjaga detail agar setiap kegiatan berjalan lancar.

Magang ini juga jadi ajang latihan untuk disiplin dan tanggung jawab. Setiap tugas, sekecil apa pun, punya peran besar dalam mendukung jalannya organisasi. Mulai paham betapa pentingnya presisi dalam pekerjaan, bagaimana bekerja dengan sistem yang terstruktur, dan apa artinya jadi bagian dari tim yang punya misi besar untuk memajukan dunia pendidikan.

Selain keterampilan teknis, yang paling berkesan adalah pengalaman membangun relasi dengan orang-orang hebat di ADI. Mereka terbuka, suportif, dan selalu siap membimbing. Bekerja di lingkungan seperti ini bikin lebih percaya diri dan semangat untuk terus belajar. Bahkan banyak insight baru yang bikin jadi lebih paham tentang bagaimana sebuah organisasi profesional dikelola.

Magang di ADI juga membuka mata bahwa dunia kerja itu nggak seseram yang dibayangkan. Selama kita mau belajar, terbuka terhadap feedback, dan punya keinginan untuk berkembang, pasti bisa beradaptasi. Banyak hal yang sebelumnya nggak tahu jadi bisa dipahami lebih dalam. Mulai dari cara mengatur waktu, menyusun prioritas, sampai menyampaikan ide dalam forum diskusi.

Pengalaman ini bukan cuma soal menambah isi CV, tapi jadi momen penting yang memperkaya perjalanan akademik dan pribadi. Pelajaran yang didapat selama magang jadi bekal nyata untuk menghadapi dunia kerja yang dinamis. Nggak berlebihan rasanya kalau dibilang, pengalaman magang ini adalah salah satu langkah awal terbaik buat membangun masa depan yang lebih siap.

Buat mahasiswa lain yang lagi cari pengalaman, coba deh ambil peluang magang seperti ini. Bukan cuma seru, tapi juga penuh makna. Belajar langsung dari dunia profesional itu beda rasanya, dan hasilnya bisa jadi luar biasa.

Kolaborasi ADI dan Beifang untuk Penguatan Kompetensi Otomotif Pendidikan Vokasi

Jakarta, 11 Oktober 2024 – Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) menandatangani kerja sama strategis dengan Beifang Automotive Education Group dari Tiongkok dalam acara Trade Expo Indonesia di ICE BSD. Kerja sama ini difasilitasi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Beijing, bertujuan meningkatkan kompetensi dosen, guru, mahasiswa, dan siswa vokasi otomotif melalui pelatihan dan beasiswa gratis.

Beifang dikenal sebagai institusi pendidikan otomotif terkemuka yang fokus pada pelatihan berbasis industri dan teknologi terkini. Program ini merupakan bagian dari inisiatif ADI Excellent Center yang mendukung pengembangan SDM pendidikan vokasi di Indonesia.

Hadir mewakili Ketua Umum ADI, Sekjen Prof. Dr. Rianto Al Arif berharap program ini dapat membantu peserta mendapatkan sertifikasi internasional. Turut hadir Prof. Armai Arief, Prof. Untung Rahardja, pengurus DPP ADI, 35 perwakilan kampus, dan juga Eka sebagai tim sekretariat yang terlibat dalam pelaksanaan acara.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut kunjungan ADI ke China pada September 2024 bersama 23 rektor, dan terbuka untuk seluruh institusi vokasi otomotif di Indonesia.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment