Putri Nur Lestari-hash 

Putri Nur Lestari-hash

 

1. Karena hash bersifat deterministic , ketika kita input data pasti ia akan menghasilkan output yang sama. Dan biasanya kita harus pake teknik yang menebak data asli dengan cocokin hasil hash. Contohnya “6654784432131” dihash jadi “A7B8C9E0F1G2H3”, maka siapapun yang memiliki database hash publik dapat menemukan bahwa nilai hash tersebut cocok dengan nomor identitas pasien tersebut.

2. A. Hash lebih tepat digunakan daripada enskripsi: ketika pasien membuat kata sandi baru dan server pun menghasilkan hash nya dan saat pasien login , server hash pun membuat ulang kata sandi yang pasien masukkan dan membandingkan kata sandi pasien yang tersimpan. Sehingga kata sandi yang awal tidak perlu disimpan dalam bentuk teks biasa.
B. Enskripsi lebih tepat digunakan hash: seorang resepsionis di Luez Hospitality memberikan formulir data rekam medis pasien ke dokter, dan agar dokter dapat membaca ulang kembali data rekam medis tersebut. Maka diperlukan dengan menggunakan kode enskripsi agar melindungi kerahasiaan informasi medis.

3. Data pasien dengan hash email 5c4sfghhuiiia6c menunjukan kunjungan rutin setiap Minggu ke bagian kandungan dan pola kunjungan dapet jadwal pemeriksaan, pihak luar dapat menebak bahwa pasien tersebut mungkin sedang menjalani USG . Ini menunjukan bagaimana pola data bisa menyebabkan reidentification meskipun email sudah di hash.

4. Untuk memperkuat sistem dan mencegah re-identifikasi, pendekatan berlapis (defense-in-depth) dapat diterapkan dengan langkah-langkah berikut:

Penggunaan salt dan pepper: menambahkan nilai acak sebelum hashing agar hasil hash unik meskipun input sama.

Pseudonymization: mengganti data identitas langsung (seperti NIK) dengan kode acak yang tidak bisa langsung dihubungkan ke pasien.

Pembatasan akses: hanya tenaga medis tertentu yang boleh mengakses data sensitif.

Audit dan logging: mencatat setiap aktivitas akses data untuk mendeteksi penyalahgunaan.

Data minimization: hanya menyimpan data yang benar-benar dibutuhkan untuk layanan medis.

5. Kebocoran hash data kesehatan jauh lebih berbahaya karena itu bagian dari identitas permanen seseorang dan jika pihak luar berhasil menebak hash bahkan mengetahui penyakit pasien hal itu bisa merusak reputasi. Oleh karena itu, perlindungan hash data medis harus dilakukan dengan tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment