Rekognisi Profesional Dosen BisDiUR dalam Perpajakan
Bukti Kuat Kinerja Tridharma Berkualitas
Universitas Raharja kembali menorehkan bukti nyata atas kualitas Tridharma Perguruan Tinggi, melalui rekognisi profesional salah satu dosennya dari Program Studi Bisnis Digital (BisDiUR). Dr. Rasyid Tarmizi, S.E., M.M, aktif menjadi narasumber dan pembicara dalam berbagai kegiatan penyuluhan perpajakan tingkat nasional yang dilaksanakan oleh lembaga pemerintahan maupun komunitas profesional.
Sebagai salah satu wujud luaran dari Tridharma bagian pengabdian kepada masyarakat dan praktik profesional dosen, Dr. Rasyid telah diundang dalam tiga kegiatan besar yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan literasi pajak masyarakat dan lembaga pendidikan:
-
Penyuluhan Pajak PPh 21 untuk Guru dan Staf SMK BLM
Dalam kegiatan ini, Dr. Rasyid berperan sebagai narasumber utama yang menyampaikan pentingnya pemahaman pajak PPh 21 untuk tenaga pendidik dan staf administrasi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong kesadaran pajak sejak dini di lingkungan pendidikan menengah.
-
Penyuluhan Pajak PPh 21 Karyawan
Dalam penyuluhan dua hari yang digelar di Jakarta, Dr. Rasyid kembali dipercaya memberikan materi tentang implementasi dan perhitungan PPh 21 kepada para karyawan lintas sektor. Ini membuktikan bahwa keilmuan yang dimiliki dosen BisDiUR tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan dibutuhkan secara nasional.
-
Workshop Penerapan Tarif PPN Baru untuk Penjualan Rumah kepada Konsumen
Dalam workshop ini, beliau memberikan wawasan terkini terkait regulasi pajak PPN atas penjualan properti, topik yang sangat relevan dengan isu ekonomi makro dan kebijakan fiskal nasional. Ini menunjukkan kapasitas dan keberanian intelektual dosen BisDiUR untuk tampil pada topik aktual dan berdampak luas.
Jika mengacu pada Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dosen wajib memiliki pengakuan atas keahlian profesional yang diakui oleh masyarakat atau pemangku kepentingan. Dengan partisipasi sebagai narasumber dan pembicara nasional, kegiatan Dr. Rasyid tidak hanya memenuhi standar tersebut, namun melampaui karena rekognisinya bersifat lintas sektor, berkelanjutan, dan menyentuh aspek kebijakan negara.
Ini merupakan bentuk nyata kontribusi dosen dalam menjembatani dunia akademik dan industri. Sesuai ketentuan SN Dikti, dosen diharapkan memiliki kompetensi yang berdampak luas di bidang keahlian, dan Dr. Rasyid telah mewujudkannya melalui pengabdian masyarakat profesional secara langsung.
Rekognisi ini juga mendukung penuh Visi Program Studi Bisnis Digital UR, yaitu “Pendidikan berkelanjutan yang menghasilkan startupreneur ahli di bidang bisnis digital.” Praktik profesional ini menjadi bagian penting dari Misi Learning Factory dan Discovery and Mastery (Damar) Research, karena menegaskan bahwa dosen tidak hanya mengajar tetapi juga menerapkan pengetahuan secara nyata di dunia kerja dan masyarakat.
Terlebih, kegiatan ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pengalaman praktisi sejati. Kegiatan ini dapat direplikasi ke dalam Raharja Enrichment Program (REP)–MBKM, memperkaya pembelajaran berbasis proyek nyata dan memicu lahirnya inovasi startup berbasis perpajakan digital atau fintech taxation tools yang dapat dikembangkan oleh mahasiswa.
Bagi BisDiUR, capaian seperti ini menjadi elemen krusial dalam akreditasi. Rekognisi profesional dosen membuktikan bahwa SDM pengajar di BisDiUR telah memenuhi dan melampaui indikator kualitas yang ditetapkan. Ini menunjukkan bahwa pengajaran tidak terjadi di ruang kelas semata, melainkan dalam ekosistem belajar yang terintegrasi dengan dunia profesional.
Dosen seperti Dr. Rasyid menjadi contoh nyata bahwa pengabdian masyarakat bisa memiliki standar tinggi dan berdampak nasional. Hal ini juga membuka jalan bagi sinergi antar lembaga, peluang kerja sama industri, serta kredibilitas yang tinggi dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi berbasis digital.
Rekognisi Profesional Dosen BisDiUR adalah bukti bahwa visi pendidikan berkelanjutan bukan sekadar slogan. Dengan menjadikan dosen sebagai agen perubahan dan jembatan antara akademisi dan industri, BisDiUR siap membentuk startupreneur unggul dan adaptif terhadap dinamika digital dan kebijakan nasional.
