Rekognisi Profesional Dosen BisDiUR yang Melampaui SN Dikti

Tangerang — Dalam dunia pendidikan tinggi, bukti nyata kontribusi dosen di luar kampus adalah salah satu indikator penting dari keberhasilan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Salah satu figur inspiratif di lingkungan Universitas Raharja, khususnya Program Studi Bisnis Digital (BisDiUR), adalah Assoc. Prof. Dr. Po Abas Sunarya, M.Si., yang secara aktif menunjukkan rekognisi di tingkat nasional melalui berbagai kegiatan profesional strategis.

Beliau telah terlibat dalam lebih dari 11 kegiatan profesional nasional.

Kegiatan-kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan beban kerja dosen. Lebih dari itu, ini merupakan bentuk nyata dari rekognisi atas keahlian profesional yang tidak hanya diakui oleh kalangan akademik, tetapi juga oleh lembaga pemerintah dan legislatif, seperti DPRD.

Menurut Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, capaian dosen dalam bentuk rekognisi profesional di luar kampus merupakan bagian dari bentuk aktualisasi Tridharma, terutama pada aspek pengabdian kepada masyarakat dan penerapan keilmuan secara profesional. Bahkan, dalam SN Dikti, dosen yang mendapatkan pengakuan dari institusi atau organisasi nasional dinyatakan telah melampaui standar minimal capaian pembelajaran dan praktik profesional.

Dengan demikian, rekognisi yang diraih oleh Pa Abas bukan hanya mendukung pencapaian akreditasi, namun menjadi bukti bahwa Program Studi Bisnis Digital Universitas Raharja telah berhasil mencetak dosen yang unggul dan bereputasi di tingkat nasional.

Rekognisi yang diperoleh beliau juga sangat sejalan dengan visi Program Studi Bisnis Digital Universitas Raharja, yakni “Pendidikan berkelanjutan yang menghasilkan startupreneur ahli di bidang bisnis digital.”

Dalam misi BisDiUR, terdapat lima pilar utama:

  1. iLearning
    Pa Abas aktif berbagi ilmu dalam bentuk presentasi dan diskusi strategis, mengadopsi prinsip pembelajaran kolaboratif dan interaktif berbasis pengalaman.

  2. Pelaksanaan Learning Factory
    Dengan terjun langsung dalam workshop DPRD tentang kebijakan dan APBD, beliau memberikan simulasi nyata praktik kerja profesional—sesuai semangat learning factory.

  3. Raharja Enrichment Program (REP)-MBKM
    Kegiatan nasional ini merupakan representasi penerapan MBKM berbasis rekognisi eksternal, yang menunjukkan bagaimana keilmuan dosen dapat menjadi sumber daya untuk bangsa.

  4. Discovery and Mastery (Damar) Research
    Kegiatan beliau mendukung riset kebijakan publik dan pembangunan daerah yang relevan dengan arah riset startup dan transformasi digital.

  5. Startupreneur Community Service
    Memberikan kontribusi aktif dalam membangun ekosistem daerah dan pelayanan publik adalah bagian dari kontribusi pada community service, mendukung masyarakat melalui keahlian startup berbasis digital governance.

Berikut beberapa kegiatan unggulan yang dilakukan oleh Pa Abas

No. Jenis Kegiatan Institusi/Forum Tema/Topik Utama Butir Rekognisi
1 Workshop DPRD Kabupaten Lebak Optimalisasi Fungsi DPRD dalam Mengevaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Transfer pengetahuan tata kelola daerah
2 Workshop DPRD Kota Tangerang Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022 Kontribusi akademisi dalam kebijakan fiskal daerah
3 Workshop DPRD Kabupaten Serang Optimalisasi Fungsi DPRD Konsultasi kebijakan publik
4 Workshop DPRD Kabupaten Pandeglang Penyusunan APBD Kontribusi lintas daerah dalam kebijakan anggaran
5 Workshop DPRD Kabupaten Lebak Peran Strategis DPRD dalam Kebijakan Pembangunan Daerah Integrasi teori dan praktik kebijakan
6 Workshop DPRD Kabupaten Pandeglang Pembangunan Daerah Penguatan pemahaman legislatif
7 Workshop DPRD Kota Serang Clean Governance Penjaga etika tata kelola publik
8 Workshop DPRD Kabupaten Tangerang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Wawasan fiskal & digitalisasi
9 Orasi Ilmiah Swiss German University Orasi Wisuda Pengakuan eksternal atas keilmuan
10 Orasi Ilmiah Universitas Islam Syekh Yusup Tangerang Orasi Wisuda Ke-48 Intelektual inspiratif untuk lulusan
11 Orasi Ilmiah Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global Orasi Wisuda Kepercayaan institusi terhadap dosen BisDi

Rekognisi profesional ini mencerminkan betapa Program Studi Bisnis Digital UR tidak hanya hadir di ruang akademik, tetapi aktif mewarnai ranah publik, kebijakan, dan profesionalisme nasional. Ini menjadi bukti bahwa lulusan dan dosen BisDiUR siap bersaing dalam ekonomi digital dan sektor kebijakan publik berbasis teknologi.

Dengan semua pencapaian ini, dapat disimpulkan bahwa rekognisi yang diperoleh oleh Pa Abas tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui standar capaian SN Dikti dan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Ini menjadi amunisi kuat dalam proses akreditasi, khususnya untuk mendukung aspek luaran dan capaian Tridharma, serta menunjukkan bahwa Program Studi Bisnis Digital Universitas Raharja merupakan pusat pendidikan dan praktik keilmuan yang berdampak nyata bagi bangsa.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment