sharing perihal smart pls

1730254610_67219712125df.jpeg (2560×1920)

Di sebuah ruang kampus yang santai, Santuy, Nopal, Amel, dan Tasya Putri berkumpul dengan Kak Maria untuk berdiskusi tentang paper. Masing-masing dari mereka membawa perspektif unik—Santuy dengan gayanya yang santai namun penuh pemikiran mendalam, Nopal yang suka mengulas metodologi dari berbagai sumber, Amel yang teliti pada bagian data, dan Tasya Putri yang sangat telaten dengan bagian analisis.

Kak Maria, yang telah lebih dulu berpengalaman dalam penelitian, membuka sesi dengan metode “Analisis SWOT Santuy.” Metode ini menggabungkan teknik SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dikemas lebih rileks agar suasana tetap menyenangkan. Kak Maria membagi tugas: Santuy mengidentifikasi kekuatan dan peluang dalam paper, Nopal mendalami bagian kelemahan, dan Amel serta Tasya Putri fokus pada kemungkinan ancaman serta peluang pengembangan.

Ketika mereka menemukan poin menarik, mereka saling tertawa karena Nopal berhasil membuat analogi lucu yang menghubungkan metodologi penelitian dengan taktik bermain catur. Amel menambahkan ide-ide kreatif untuk analisis, sementara Tasya Putri membuat catatan rapi yang akan memudahkan mereka saat presentasi nanti.

Diskusi berjalan penuh tawa dan ide segar, mereka belajar banyak sambil tetap santai, hingga tak terasa waktu berlalu cepat. Akhirnya, mereka sepakat, metode “Analisis SWOT Santuy” bukan hanya membantu mereka lebih memahami paper, tetapi juga menambah semangat mereka dalam penelitian bersama.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment