Tugas pertemuan ke 2 – Yunita Fauziah isslami – 2581485391

Sebagai mahasiswa di Universitas Raharja, menurut aku bikin bisnis itu bukan cuma soal jualan dan dapet untung, tapi soal mental dan konsistensi. Awalnya aku mulai usaha karena pengen punya penghasilan sendiri dan nggak cuma bergantung sama uang bulanan. Dari situ aku belajar kalau bikin bisnis itu harus punya konsep yang jelas: mau jual apa, target pasarnya siapa, dan apa yang bikin produk aku beda dari yang lain.

Jujur aja, rasa takut pasti ada. Takut nggak laku, takut rugi, takut gagal. Tapi menurut aku, gagal itu bukan berarti selesai. Kalau misalnya usaha lagi sepi atau nggak laku, yang pertama aku lakuin bukan nyerah, tapi evaluasi. Coba lihat lagi: apakah harganya terlalu mahal? Promosinya kurang maksimal? Atau target marketnya kurang tepat? Kadang masalahnya bukan di produknya, tapi di cara kita nawarinnya.

Sebagai mahasiswa, aku juga sadar pentingnya manfaatin teknologi dan media sosial buat promosi. Sekarang zamannya digital, jadi kalau cuma nunggu pembeli datang tanpa usaha promosi, ya susah berkembang. Selain itu, konsisten dan sabar itu kunci. Bisnis nggak bisa langsung sukses dalam seminggu atau sebulan.

Intinya, supaya bisnis nggak gagal dan bisa maju, kita harus siap belajar terus, terbuka sama kritik, dan berani adaptasi. Kalau satu cara nggak berhasil, cari cara lain. Jangan gengsi buat mulai dari kecil, yang penting jalan dulu. Karena menurut aku, yang bikin bisnis benar-benar gagal itu bukan karena nggak laku, tapi karena pemiliknya berhenti terlalu cepat.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment