Universitas Raharja Jalin Kerjasama dengan Yayasan Sayap Ibu dalam Program Beasiswa untuk Penyandang Disabilitas

Universitas Raharja menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial dan Pengabdian kepada masyarakat pada tanggal Senin, 22 November 2021 berlokasikan di Yayasan Sayap Ibu Bintaro, Banten, Tangerang selatan. Sebuah lembaga yang berfokus pada pemberdayaan dan kesejahteraan penyandang disabilitas, dalam rangka meluncurkan program beasiswa bagi para penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada kelompok difabel, sekaligus mendukung inklusivitas dan kesetaraan dalam dunia pendidikan, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goal (SDG) 4, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas, serta meningkatkan peluang belajar sepanjang hayat untuk semua.

Program beasiswa ini tidak hanya membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengakses pendidikan tinggi, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian SDG 10 yang berfokus pada pengurangan ketimpangan, serta SDG 8 yang mendukung pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan memberikan kesempatan pendidikan yang setara, kerjasama ini mengupayakan pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi individu difabel, yang nantinya diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya di Indonesia tetapi juga dalam konteks global. Hal ini berpotensi menginspirasi negara-negara lain untuk mengadopsi kebijakan yang lebih inklusif terhadap penyandang disabilitas.

Kerjasama antara Mahasiswa Bisnis Digital Universitas Raharja dan Yayasan Sayap Ibu diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di tingkat internasional, mendorong universitas-universitas lain dan organisasi di seluruh dunia untuk lebih aktif dalam mengatasi kesenjangan pendidikan bagi penyandang disabilitas. Program ini sejalan dengan berbagai komitmen internasional untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesempatan pendidikan bagi semua, termasuk Konvensi PBB tentang Hak Penyandang Disabilitas. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya berkontribusi pada pembangunan di tingkat lokal, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan SDGs secara global, menciptakan dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment