Selama mengikuti kegiatan Learning Factory (LF) di URMart yang berlangsung selama delapan kali pertemuan, saya memperoleh berbagai pengalaman praktis yang berkaitan langsung dengan kegiatan operasional toko, khususnya pada proses pengiriman dan penerimaan barang. Salah satu kegiatan yang paling berkesan bagi saya adalah praktik melakukan input data barang masuk dan barang keluar. Dari kegiatan ini, saya dapat memahami bahwa setiap pergerakan barang dalam dunia retail harus tercatat secara sistematis agar operasional toko dapat berjalan dengan baik dan terkontrol.
Pada tahap awal kegiatan, saya diperkenalkan dengan alur kerja pengiriman dan penerimaan barang di URMart. Barang yang datang tidak dapat langsung dipajang, melainkan harus melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan jumlah barang, kondisi fisik, serta kesesuaian dengan dokumen pengiriman. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa barang yang diterima sesuai dengan pesanan dan berada dalam kondisi yang layak untuk dijual, sehingga kesalahan atau kerusakan dapat segera diketahui sejak awal.
Pada pertemuan berikutnya, saya mulai dilibatkan dalam praktik input data penerimaan barang ke dalam sistem. Setiap barang yang masuk harus dicatat secara detail, mulai dari nama produk, jumlah, tanggal penerimaan, hingga informasi tanggal kedaluwarsa untuk produk tertentu. Kegiatan ini melatih saya untuk bekerja dengan teliti dan bertanggung jawab, karena kesalahan kecil dalam input data dapat berdampak pada ketidaksesuaian stok dan laporan inventaris toko.
Selain penerimaan barang, saya juga mempelajari proses pencatatan pengiriman atau pengeluaran barang. Dalam kegiatan ini, fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap barang yang keluar dari gudang tercatat dengan benar di sistem agar jumlah stok tetap akurat. Dari sini saya memahami bahwa manajemen stok tidak hanya berkaitan dengan barang masuk, tetapi juga dengan pengawasan arus barang keluar agar tidak terjadi selisih atau kehilangan data.
Selama delapan pertemuan LF di URMart, saya juga terlibat dalam berbagai kegiatan lain yang saling berkaitan, seperti mengenal sistem POS, melakukan pengecekan kualitas produk, mencatat barang yang mendekati masa kedaluwarsa, menata rak agar tampilan tetap rapi, serta mempelajari alur kerja operasional toko secara menyeluruh. Seluruh kegiatan tersebut membantu saya menghubungkan teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik langsung di lapangan.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan Learning Factory ini, saya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya ketelitian, akurasi, dan kedisiplinan dalam operasional retail. Pengalaman melakukan input data pengiriman dan penerimaan barang memberikan bekal keterampilan praktis yang sangat relevan dengan dunia kerja. Kegiatan LF di URMart menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi saya sebagai mahasiswa Universitas Raharja untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang retail, logistik, dan manajemen operasional.

