BD107 – Artificial Intelligence – Aulia Augest Karya Sastra – NIM 2581485193

Module Question 2

  1. Explain the primary difference between an uninformed and an informed search algorithm.
  2. In what scenario would Depth-First Search be more efficient than Breadth-First Search?
  3. What is a heuristic function, and what role does it play in the A* algorithm?
  4. Describe a real-world problem (e.g., GPS navigation) that can be solved using a search algorithm.

Jawaban dibuat sesuai dengan 4 Standarisasi iDu yang terdiri dari Pertanyaan, Status, Keterangan, Bukti (berupa link iMe BisDi)

Status : 100%

Keterangan : Saya telah mengerjakan tugas dengan baik dan benar

Bukti :

  1. Jelaskan perbedaan utama antara algoritma pencarian *uninformed* (tanpa informasi tambahan) dan *informed* (dengan informasi tambahan).
  2. Dalam skenario seperti apa *Depth-First Search* (Pencarian Mendalam) lebih efisien dibandingkan *Breadth-First Search* (Pencarian Melebar)?
  3. Apa itu fungsi heuristik, dan apa perannya dalam algoritma A*?
  4. Jelaskan contoh masalah di dunia nyata (misalnya, navigasi GPS) yang dapat diselesaikan menggunakan algoritma pencarian.

 

Jawaban:

 

  1. Uninformed search adalah algoritma yang mencari solusi tanpa petunjuk khusus tentang jalan mana yang paling dekat dengan tujuan. Sedangkan informed search menggunakan informasi atau petunjuk untuk membantu menemukan solusi dengan lebih cepat. Contohnya, A Search menggunakan perkiraan jarak untuk menentukan jalan yang lebih baik. 
  2. Depth-First Search lebih efisien ketika kita ingin mencari solusi dengan menelusuri satu jalur sampai selesai terlebih dahulu. Contohnya, mencari jalan keluar dari labirin yang memiliki banyak jalur. DFS juga bisa menggunakan lebih sedikit memori dibandingkan Breadth-First Search, terutama pada pencarian yang lebar. 
  3. Heuristic function adalah perkiraan jarak atau biaya dari posisi sekarang menuju tujuan. Dalam algoritma A, petunjuk ini digunakan untuk memilih jalur yang diperkirakan paling baik. Dengan begitu, pencarian bisa lebih terarah dan membantu menemukan jalan yang efisien. 
  4. Contohnya adalah aplikasi Google Maps untuk mencari rute perjalanan. Algoritma pencarian dapat membantu menentukan jalan dari lokasi awal ke tujuan dengan mempertimbangkan jarak dan waktu perjalanan. Dengan begitu, pengguna bisa menemukan rute yang sesuai dan menghemat waktu.

 

Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment