BD107 – Artificial Intelligence – Aulia Augest Karya Sastra – NIM 2581485193

Module Question 1

  1. How would you explain the difference between narrow AI and general AI to someone with no technical background?
  2. What was the significance of the Dartmouth Workshop in 1956?
  3. In your opinion, is the Turing Test still a valid measure of machine intelligence? Justify your answer.
  4. What is the “AI effect,” and can you provide a modern example?

Jawaban dibuat sesuai dengan 4 Standarisasi iDu yang terdiri dari Pertanyaan, Status, Keterangan, Bukti (berupa link iMe BisDi)

Status : 100%

Keterangan : Saya telah mengerjakan tugas dengan baik dan benar

Bukti :

  1. Bagaimana Anda menjelaskan perbedaan antara AI khusus (*narrow AI*) dan AI umum (*general AI*) kepada seseorang yang tidak memiliki latar belakang teknis?
  2. Apa signifikansi dari Lokakarya Dartmouth tahun 1956?
  3. Menurut pendapat Anda, apakah Tes Turing masih menjadi tolok ukur yang valid untuk kecerdasan mesin? Berikan alasan untuk jawaban Anda.
  4. Apa yang dimaksud dengan “efek AI” (*AI effect*), dan bisakah Anda memberikan contoh modernnya?

 

Answer: 

 

  1. Narrow AI adalah AI yang hanya bisa melakukan tugas tertentu, contohnya Google Translate untuk menerjemahkan bahasa. Sedangkan General AI adalah AI yang diharapkan bisa berpikir dan mengerjakan berbagai tugas seperti manusia. Sampai sekarang, AI yang benar-benar memiliki kemampuan umum seperti manusia belum terwujud. 
  2. Dartmouth Workshop pada tahun 1956 adalah pertemuan para ilmuwan yang membahas tentang kecerdasan buatan. Pertemuan ini menjadi salah satu awal perkembangan AI sebagai bidang ilmu yang dipelajari secara khusus. 
  3. Menurut saya, Turing Test masih bisa digunakan untuk mengetahui apakah AI bisa berkomunikasi seperti manusia. Namun, tes ini belum cukup untuk mengukur kecerdasan AI secara keseluruhan karena AI bisa memberikan jawaban yang terlihat pintar, tetapi belum tentu benar-benar memahami maksudnya. 
  4. AI Effect adalah ketika teknologi AI yang awalnya dianggap canggih lama-kelamaan menjadi hal yang biasa karena sering digunakan. Contohnya adalah ChatGPT yang sekarang banyak digunakan untuk membantu belajar, mencari informasi, dan mengerjakan tugas. Karena sudah sering digunakan, orang mulai menganggap teknologi tersebut sebagai hal yang biasa.
Previous Post Previous Post
Newer Post Newer Post

Leave a comment