ESSAY UAS – BD303I/BD303Z/BD303IP – Hash 2025/2026
Facebook (Meta) pernah mengalami kebocoran data pengguna dalam skala besar.
Dalam salah satu kasus, data diperoleh melalui penyalahgunaan fitur dan API, bukan dari peretasan server secara langsung.
Pertanyaan Essay
- Jelaskan bagaimana API yang tidak diamankan dengan baik dapat menyebabkan kebocoran data meskipun sistem menggunakan enkripsi.
- Analisis mengapa enkripsi data tidak menjamin keamanan apabila kontrol akses dan otorisasi gagal.
- Rancang langkah pencegahan dari sisi keamanan API dan manajemen akses.
- Jelaskan langkah respons insiden awal yang seharusnya dilakukan setelah kebocoran terdeteksi.
Instruksi Output Tugas
- Kerjakan tugas dalam bentuk essay tertulis
- Tuliskan jawaban pada Cermi di:
https://bisnisdigital.raharja.ac.id - Setelah Cermi selesai, buat shortlink melalui:
https://bysl.pw/ - Submit link shortlink Cermi ke:
https://idu.raharja.ac.id
Waktu Pengerjaan
- Durasi: 30 menit
════════════════════════
Status: 100%
Keterangan: Tugas Telah Dikerjakan Dengan Baik
════════════════════════
1. API yang tidak diamankan dengan baik tetap bisa menyebabkan kebocoran data walaupun data sudah dienkripsi.
Enkripsi hanya berfungsi untuk mengamankan data saat disimpan dan saat dikirim. Masalahnya, API adalah jalur resmi untuk mengambil data tersebut. Kalau API tidak dijaga dengan baik, orang yang tidak berhak tetap bisa meminta data lewat API, lalu sistem akan membuka data dan mengirimkannya secara otomatis. Akhirnya, data bocor bukan karena diretas, tapi karena salah kelola akses.
2. Enkripsi tidak menjamin keamanan data jika kontrol akses dan otorisasi gagal.
Walaupun data sudah terenkripsi, sistem tetap bisa memberikan data ke pihak yang salah kalau izin aksesnya keliru. Kalau aplikasi atau pengguna diberi akses terlalu luas, sistem tidak tahu itu berbahaya dan tetap mengirim data. Ini yang terjadi di kasus Facebook, di mana aplikasi pihak ketiga mendapatkan data karena izin yang diberikan terlalu longgar.
3. Pencegahan kebocoran dari sisi keamanan API dan manajemen akses.
Pencegahan bisa dilakukan dengan membatasi akses API sesuai kebutuhan, bukan asal kasih izin. Aplikasi pihak ketiga seharusnya hanya bisa mengakses data yang memang dibutuhkan. Selain itu, aktivitas API perlu dipantau secara rutin supaya kalau ada akses yang mencurigakan bisa langsung diketahui.
4. Langkah awal yang harus dilakukan saat kebocoran terdeteksi.
Kalau terjadi kebocoran, API yang bermasalah harus segera dihentikan sementara. Setelah itu, dicari sumber masalahnya, akses yang berbahaya dicabut, dan data yang terdampak dicek. Setelah sistem diperbaiki, pengamanan perlu diperketat supaya kejadian yang sama tidak terulang.
