Pada Kamis, 9 Oktober 2025, mahasiswi Program Studi Bisnis Digital semester 7 mengikuti kegiatan Sharing Santai #213 bertajuk “KPR Nggak Harus Jadi Beban, Kita Usahakan Bareng!” yang diselenggarakan secara offline di Ruang MeNyala, Hall B Lantai 3, OCBC Space BSD.
Kegiatan diawali dengan registrasi melalui scan barcode Ruang MeNyala di laman www.ruangmenyala.com dan absensi kehadiran menggunakan HadirkuGo di go.raharja.ac.id. Setelah itu, peserta diajak menonton film pendek berjudul “Kita Usahakan Rumah Itu”, hasil kolaborasi antara OCBC dan Sal Priadi. Film ini menggambarkan realita perjuangan generasi muda dalam mewujudkan impian memiliki rumah tanpa harus kehilangan keseimbangan hidup.

Setelah sesi pemutaran film, acara dilanjutkan dengan Financial Fitness Class yang menghadirkan tiga narasumber inspiratif: Devie Fibtarica (Business Development & Mortgage Ringkas), Ade Rahma Ilhami (Personal Lending Cluster Head, OCBC), dan Senny Chendra (Bancassurance Advisory, OCBC). Mereka membahas strategi cerdas mengatur KPR, cara menghitung kemampuan finansial, serta tips menjaga kebebasan finansial tanpa merasa terbebani cicilan.
Mahasiswa juga berkesempatan mencoba langsung simulasi perhitungan KPR melalui situs Ringkas.co.id. Dengan memasukkan data seperti tenor pinjaman, bunga, dan gaji bulanan, peserta dapat memperkirakan harga rumah ideal sesuai kemampuan finansial mereka. Misalnya, dengan gaji Rp20 juta per bulan dan tenor 20 tahun, simulasi menunjukkan estimasi harga rumah sekitar Rp1,96 miliar dengan cicilan Rp12,9 juta per bulan.
Suasana kelas berlangsung hangat dan interaktif. Menurut Ncon, salah satu mahasiswi Bisnis Digital semester 7, kegiatan ini membuka pandangan baru tentang pentingnya literasi keuangan sejak dini. “Seru banget kelasnya! Awalnya berfikir kalau bahas KPR bakal berat dan ribet, tapi ternyata dijelasin dengan cara yang ringan dan relevan sama kehidupan anak muda. Apalagi waktu nonton film ‘Kita Usahakan Rumah Itu’, jadi makin kebayang gimana caranya punya rumah tanpa harus ‘kecekik’ cicilan. Jadi nggak cuma dapet ilmu finansial, tapi juga dapet semangat buat mulai merencanakan masa depan dari sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Devie Fibtarica menegaskan pentingnya mengambil langkah dari sekarang. “Beli rumah itu sebenarnya mudah kalau kita tahu caranya. Kuncinya adalah mulai dari sekarang — jangan tunggu nanti. Dengan perencanaan yang tepat dan pemahaman soal kemampuan finansial, generasi muda bisa banget punya rumah tanpa harus takut atau merasa terbebani,” jelasnya.

Melalui pengalaman belajar yang seru dan penuh makna ini, mahasiswa Bisnis Digital tidak hanya memperoleh wawasan finansial, tetapi juga memahami pentingnya literasi keuangan digital dalam kehidupan nyata. Kegiatan di Ruang MeNyala menjadi contoh nyata penerapan Outcome Based Education (OBE) yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman untuk membentuk lulusan yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi dunia finansial modern.
Thank Youu Bisnis Digital Universitas Raharja, sudahhh turut menyertakan mahasiswa/i nya kedalam kegiatan yang super seruuuu

2 Comments
EsterAnanda
Oktober 9, 2025 - 17:58jinjja daebak 🤩🥳
asal mulai dari sekarang dan tahu caranya, punya rumah atau masa depan impian bukan hal mustahil 🤩🏠
ElisaAnanda
Oktober 9, 2025 - 18:05Acara nya sangat edukatif terutama untuk gen milenial dan gem z nihh yang mempunyai impian untuk mempunyai sebuah rumah 🚀🤩 DAEBAK